upcoming event(s)

Showing posts with label current affairs. Show all posts
Showing posts with label current affairs. Show all posts

Monday, June 01, 2009

embarassment to the max

considering current issues about Manohara Odelia Pinot who suffered from physical-emotional-sexual-mental abused by his husband--one of number one(s) people in Malaysia, we should be very ashamed of what our government has done for protecting their citizens. NOTHING.

what a sruprised when i heard that US embassy was the oone who was proactive to protect our own citizen abroad. How on earth that thing could happen?

another embarassment, of course, came from he who is one of number one(s) people in Malaysia who acted like a psycho and loser instead of being the adorable and admirable person in his country. he should be the one who should act with macro consideration--state's and nation's sake at first--not micro behaviour--maximizing his own utility and satiation.

hopefully, i won't meet that kind of guy. or even person like that in the rest of my whole life.
Amiin.

Wednesday, March 05, 2008

Limit

I want someone who can shed away these tears with his hands and staring at me warm, and then he will put a smile on my face just by seeing his.

I want someone who can hold me high with the depth of his faith, who then puts his hand on this shoulder and says that I’m the greatest—at least in his eyes.

I want someone who stands up straight when I’m down and grab my arm and make me stand; he will put his hand on my head and hold me so tight that I fall deeper with pleasure in his arm.

I want someone who wants to hear my murmuring in the middle of the night—at least pretending that he cares—and makes me fall asleep with his sleepy voices.

I want someone who wants to help me throw away all my pain and release me from all these sorrows.

I want someone who is so tender that everyone will jealous when they see his gentle gesture which describes he loves me so much.

But someone is a process.

And it is not a DREAM!
Though so, it is the dream that could come true.
Just through this life with all you can do.=)

Friday, November 09, 2007

my dear [1]

kedamaian.

saya akhirnya berdamai dengan Tuhan.
saya berhenti merengek dan mengemis,
meminta kebahagiaan dan senyum di hati saya.

saya tidak lagi berdoa agar saya dicintai,
tapi saya akan berusaha,

menjadi orang yang lebih baik
dan mencintai tanpa menghapus senyum dari wajah dia…


*dikutip dari http://ramdaffe.wordpress.com/*


to she-whom-it-dedicated-for,
you're lucky, dear.
You know you are.
I know how it feels, hon.


May the force be with you, both.




Tuesday, November 06, 2007

t.r.u.e. [2]

November 2nd, 2007.



People,


When you think that what you have done for someone you love for most is already right and enough; the fact is it never does. Somehow, you are two different human beings with different head, different minds, different sight, different thoughts, and other differences you may almost forget. Moreover, conflict occurs when difference appears. Whatever it takes to mess up what is already there, you had better grant yourself an ocean of apology and forgiveness. No matter who is wrong and no matter who is right. None of you is both or either one of them. Because, actually deep down inside, both of you are hurting yourselves by gravitating in a different direction while your hearts don't.


What you have to consider is that the true things always come at the end; so do regrets.





may the force be with you,


[IchaTenarAbis]




Thursday, September 20, 2007

G.I.L.A

September 19th, 2007


My room, [

Duniaa.

Kenaaaaaaaaaapa yaaaaaaa?


Kadang gw itu suka nggak habis pikir aja sama jalan pikiran orang yang suka seenaknya sendiri *kayak elo nggak kayak gitu aja, Cha*. Adaaa gitu orang yang bisa-bisanya nggak mikirin perasaan n kepentingan orang lain *nggak dapet aja gw konsepnya, Bir!*. Yaa, katakanlah gw juga kayak gitu, tapi bisa dibilang gw masih memenuhi SOP lah *duh, eneg gila denger istilah itu*. Sebenernya sih tujuan dari posting-an kali ini adalah memuntahkan semua yang akhir-akhir ini memenuhi hati dan pikiran seorang Marissa Danastri. Cuma kalo dipikir-pikir, bakalan kayak gimana nanti kalo sampe ada pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh karena muntahan gw ini *sumpah, Cha, jijik abis! Nggak boong dah*. Gimana kalo ada pihak-pihak yang tingkat sensitivitasnya di atas rata-rata, jadi kalo ada sindir-sindir atau kata-kata yang salah langsung deh tersinggung, ngambek, marah, atau jadi moody?I ICHAaaapeee deeeeh!

Gw emang selalu bilang berulang kali, I don’t have to be objective on my own blog. Tapi, yaa kalo udah menyangkut kemaslahatan umat dan akidah, udah deh itu nggak bisa diganggu-gugat. *Halah..Ngemeng aja lo, Cha.*


*terlalu lama ngelantur dan menimbang-nimbang*


Jadi gini ceritanya, udah hampir dua minggu ini gw ngerasain sebuah sensasi yang judulnya: sebentar-lagi-beneran-gila. Mau tau nggak kayak gimana rasanya? Rasanya tuh semakin hari sepertinya Grogol merupakan tempat yang more preferable for me dibandingkan sebuah entitas pendidikan yang wajib gw datangi hampir tiap hari—kampus. Mulai dari kepanitiaan, organisasi, kuliah, komunitas, habitat, dll bikin tingkat kegilaan gw jadi sangat fluktuatif akhir-akhir ini.


Pikir ajaa yaa… Belom lama ini gw resigned dari sebuah organisasi yang ternyata nggak pernah ada ngerasain sensasi anggota resigned. Alasan sih pasti selalu aja ada, apalagi kalo dicari-cari, tapi yasuuuwlah it is time for me to accept its concequences. I who decided to join, I who decided not to get involve insides, and now I who should end it beautifully *L deh, Chaaaa. Emang lagunya peterpan?!*.


Kegilaan gw dilanjutkan dengan sebuah bidding sebuah kepanitiaan bergengsi yang berlangsung hampir lebih dari 15 jam *itu belom diakumulasi dengan waktu ngaret oknum2 yang berasa penting*. Bidding tersebut udah menyita malam minggu 28 anak malang yang musti terdampar di luntang-lantung di depan ruang bidding. You know what, tuh kepanitiaan udah dari 3-4 bulan yang lalu dipersiapin oleh tim gw. I, dengan membuang segala subjektivitas karena bagian dari tim tersebut, do admit and confess that our team has produced a controvertible-indisputable amazing and magnificent concept. Teknisnya juga udah dipikirin se-detail mungkin, it has really had. Sayangnya, Tuhan belom mengizinkan; semua kerja keras kami selama empat bulan itu berakhir dengan cukup p*hit dan penuh dengan question mark yang muncul dari benak gw secara pribadi. Sebenernya sih yaa, berhubung ini bulan Ramadhan, gw bener-bener pengeeeen banget menjauhkan diri dari sensasi-yang-gw-rasain-waktu-baca-hasil-penilaian-bidder *bisa nebak sendiri kan apa nama sensasi itu*. Pengennya siih bisa jadi orang yang positive thinking, tepo sliro, dan lapang dalam menerima kekalahan/kegagalan. Cuma yaa gimaaanaaa yaa, khusus menyangkut hal ini buat gw pribadi, adalah wajar kalo gw ngerasain tuh sensasi karena hal ini sendiri yang sangat amat mengundang sensasi-yang-gw-rasain-waktu-baca-penilaian-bidder. Huuufh. Untuk seketika, gw ngerasa jadi korban dari sebuah bobroknya sistem yang diciptakan oleh sesama manusia tapi dengan tingkat moral eror yang sudah sangat memprihatinkan *jaeelaaah*. Kalo katanya Dosen StatEk gw, sampel dari sebuah populasi itu harus memenuhi salah satu ciri yang disebut representatif. Ketika sebuah sampel tidak bisa mewakili/ merepresentasikan populasinya, maka sampel tersebut nggak nggak layak dijadikan objek penelitian. Sama aja kayak manusia-manusia yang udah dianggap sebagai representative oleh populasinya; ketika mereka nggak bisa merepresentasikan/ mewakili populasinya—atau malah cuma bisa mewakili sebuah atau beberapa komunitas dalam populasi tersebut, maka kredibilitas manusia (sampel) tersebut patut diragukan. Yaa, makanya ketika kita ini udah terpilih jadi manusia yang keberadaannya atau posisinya dianggap representatif, mbok yaa jangan hanya mewakili kepentingan komunitas-komunitas tertentu aja.Ckckck, dosa loh! Yaudah juga sih, gw nggak pernah percaya sama yang namanya KARMA; karena gw percaya kalau Tuhan itu Mahaadil. Nggak ada yang bisa bener-bener adil selain Dia. Hmmm. Mungkin p*hit kali ini pun karena emang Dia udah mempersiapkan manis di waktu yang lebih tepat. I do believe it. Hohohohohoho. *gitu maennya...bawa-bawa Tuhan..*


Hal lain yang bikin gw makin gila adalah terjadinya sebuah sensasi yang sejujurnya udah sangat biasa dan udah sangat familiar bagi gw, tapi tetep aja gw belom juga adaptif terhadap sensasi tersebut. Sampe-sampe gw heran dan bertanya-tanya sama diri sendiri,’Kenaaaaaapa gitu? Kenaaaapa?’. Sigh. Mungkin emang kadar gila dalam diri gw bener-bener udah mendominasi rasio gw *jaeelaaaah, Cha*. Kalo boleh jujur sih, sensasi ini bener-bener menyiksa psikis gw. Masalahnya, subjek yang menyebabkan sensasi ini bener-bener subjek yang sifatnya sangat dominan dalam menentukan mood gw. Subjek jenis ini menempati peringkat pertama dalam prioritas gw, jadi udah jelas kenapa sensasi yang disebabkan olehnya mampu bikin gw makin gila. Sensasi ini nggak jauh beda lah dari apa yang udah gw sebut-sebut di pembukaan postingan ini. One-who-thinks-everything-based-on-her/his-sight-only. One-who-feels-everybody-is-going-along-with-her/his-willingness. I guess I’m done. And I think it’s time for me to say: I’m not always what you want. I’m not always what you need.And I’m not always what you see. Please, wake up, dear. The world will not always follow you. The world will not always go along with you. Kalo kata Joblai 1 sih, “Br*ngsek abiiis emang, Cha. Cuma sabar-sabarin aja!”. Sedang Joblai 2 bilang, “Udaah, anggep aja kunt*lanak dari mana gitu, atau anggep aja nggak ada!” Yeah, gitu aja kali yaa..


Kegilaan gw kembali dilanjutkan, kali ini oleh sebuah akhir yang ‘nggantung’ dari curahan hati beberapa oknum kepada gw. Curahan hati di sini sukan berarti oknum-oknum tersebut curhat ke gw, tapi curahan hati yang isinya itu tentang gw *penting abis sih lo, Cha!*. Inti dari curahan hati oknum-oknum tersebut adalah hilangnya kredibilitas gw di depan mereka. Whew, what a confession. Yaa, mereka men-judge gw nggak bisa memenuhi ekspektasi mereka seperti yang sudah seharusnya gw lakukan. Gw seringkali menomor duakan jobdesc gw sampe-sampe harus mereka yang mengerjakan *hooo, kasiaaaan, maap banget yaa*. Oknum-oknum tersebut tuh udah kesel banget sama gw, sampe yang udah males gitu deh mau ngomong sama gw *L!!!!*. Sayangnya, semua curahan hati itu sifatnya sangatlah subjektif *Cha, emang ada curahan hati yang objektif?!*. Nggak semuanya bener, bahkan ada yang kesannya terlalu berlebihan untuk diucapkan oleh oknum-oknum yang merupakan representatif dari sebuah organisasi yang udah dianggap credible lah dalam masalah profesionalisme kerja. Dan kembali saudara-saudara, berdasarkan curahan hati oknum-oknum tersebut, gw jadi meragukan kredibilitas organisasi itu. It’s out of personal things, here. Beneran deh. Yaaah, gw berharap sih kalopun oknum-oknum tersebut masih ada yang ngganjel di hati, silakan aja ngomong. Dan kalopun emang jadi males ngomong atau berinteraksi sama gw, yaa sebatas professional aja, jangan sampe kebawa personal lah. Apalagi, bulan Ramadhan gitu.



May the professionalism and maturity be with them.
Amiin.


[ChaBrilliantlyFascinatingAndProfessional]
Hehehehe.


Monday, July 30, 2007

Leurs Amours: Conte de Fées [1]

Blog kali ini akan terdiri dari beberapa episode, kalo gw lagi rajin mungkin akan dalam bahasa inggris tapi berhubung gw sebenernya lagi di tengah-tengan pengerjaan paper Ekonomi Pembangunan, jadi pake bahasa Indonesia aja [lho apa hubungannya?]. Just like its title, blog ini akan menceritakan kisah kasih temen-temen gw yang bak fairytale aja—berasa sinetron gitu. Siapa tau bisa jadi inspirasi buat sutradara-sutradara Indonesia yang sekarang kerjanya motokopi film luar [esp: Korea]. Berasa nggak ada ide yang orisinil aja, kalopun ada pasti dikemas dengan menganut paham instanisme. Gw aja yang orang awam dalam film bisa liat suatu film itu well-prepared atau cuma bener-bener kayak namanya: KEJAR TAYANG—yang penting tayang. L! Daripada bikin malu nyadur-nyadur film luar, mendingan nyadur aja dari kisah temen-temen gw ini. Iya nggak, guys? Ha..ha..ha..

[Whose story I should begin? Gambreng dulu deh, hompimpah alaium gaambreeeeng! Wah elo Hep, okay nggak usah seneng gitu dong. Biasa aja kali.L!]

Notes: Waktu penuli minta izin hak cipta sama oknum yang bersangkutan, ternyata dia memperbolehkan gw nulis namanya. Asal nama pasangannya disensor.

Episode 1: Sarat Asumsi dan Ekspektasi.

Kebetulan, kisah temen gw yang satu ini emang seringkali ditemui di kehidupan kita—pernah juga gw alami malah [lho, kok curlong?], yah bisa dibilang kisahnya udah akut banget! Temen gw, A [gender: female] dan si target, katakanlah, adalah B [gender: male] Ya iyalaaaah, Cha! Ha3... Cuma jaga-jaga aja, siapa tau si A ini AC/DC gitu. Berawal saat A baru pertama kali ngerasain pake putih abu-abu alias baru masuk SMA, biasalah rutinitas anak baru: MOS. Dia harus minta tanda tangan anak-anak OSIS di sekolahnya. Sebenernya sebagai junior dengan gender perempuan, akan sangat menguntungkan sekali kegiatan minta tanda tangan ini karena bisa sekalian hunting senior cowok yang ganteng-ganteng. Bukan begitu, A? Kegiatan tersebut pada akhirnya mempertemukan lo dengan sesosok cowok, kakak kelas yang dua taun lebih tua, ganteng, keren, terlihat alim, pokoknya OK lah dibanding pengurus osis lain yang harus dia mintain tanda tangan. Sejak detik itu pula, hati temen gw ini nggak ke mana-mana alias teruuuuus aja ngikut sama tuh cowok yang notabene idola sejuta umat [gw sih nggak ya..]. Bahkan sampe dengan si cowok itu udah melanglang buana ke negara seberang untuk melanjutkan studinya pun, hati temen gw ini masih juga ngikut! [pasti itu hati lw minumin hemaviton action ya, A. Gila ya..Nggak ada capek2nya!]

Masalahnya adalah selama 4 tahun dia mengagumi B, belom pernah sekalipun dia terlibat percakapan yang signifikan dengannya [kalopun ada pasti dead air abis ya, A. I know what you feel]. Bahkan bisa dibilang, itu cowok mungkin nggak tau kalo si cewek ini eksis [ah nggak segitunya juga sih, Cha], yah intinya si cowok ini nggak tau kalo tuh hati [yang tadi diminumin hemaviton action] ngikutin dia selama 4 tahun ini. Kasian juga ya si A, padahal kalo menurut gw, A adalah orang yang punya segalanya untuk dibanggakan di depan setiap cowok yang dia temui: pinter, cantik, seksi, baik, PD puuuulaaaa! Tapi nggak tau kenapa kalo udah menyangkut si B, PD-nya yang setinggi Monas itu roboh nggak bersisa. Once again, NGGAK BERSISA. Susah sih, memang. I experienced it [colongan lagi]. Mindset si A udah bener-bener menilai si B sedemikian tinggi [kalo dia menilai dirinya Monas, berarti si B adalah menara Petronas] sampe-sampe dia sendiri nggak berani berdiri di sebelahnya, jangankan untuk mensejajarkan, she cannot even think about doing it. Segala tentang B itu SEMPURNA, nggak ada cela. Dan yang terjadi selama empat tahun ini adalah dia terus-terusan JALAN DI TEMPAT. Maju nggak, mundur nggak. Stay right where she was yesterday, no..no.., right where she was 4 years ago. Hebaaaat, hebaaaat lo, A! [Nabir Cihuy mode: ON]. Emang sih, sempet juga mereka berinteraksi lewat email [L!] yang jumlahnya nggak lebih banyak dibanding jari tangan manusia [I saw it in your email, Hep!]. Gw ngerti abis perasaannya waktu dapet email-email tsb, pasti SENENG ABIS karena mindset-nya yang udah begitu tentang si B, segala hal kecil pun jadi sangat besar di matanya [jangankan si A, gw aja saking sering terhanyut oleh cerita-cerita A tentang B jadi suka ikut-ikutan seneng yang nggak keruan gitu]. Pokoknya ada respon sedikiiiit aja dari B, langsung deh satu komunitas kecil yang bahagia dan suka nongkrong di kafe baru ini, oh salah bahkan satu Depok, jadi ikut HEBOH, ha..ha..

My comment, [berasa Pak Lepi aja] apa yang gw tangkep dari lo selama ini, A, adalah terlalu banyak asumsi dan ekspektasi lo terhadap B yang sebenernya lo karang2 sendiri. Mungkin lo bosen ya, A, denger ini dari gw tapi berdasarkan pengalaman gw [dan beberapa orang yang gw lihat] asumsi dan ekspektasi lo tentang dia itu yang akan membunuh lo pada akhirnya. Itu bak pedang bermata dua.

Di mana, ketika asumsi dan ekspektasi itu salah, dengan kata lain, nggak sesuai sama kenyataannya si B, lo akan mengalami kekecewaan yang dalem abis. Di saat apa yang lo asumsiin dan yang lo ekspektasiin tentang si B selama ini nggak seperti yang kenyataannya, lo pasti SIYOK gila, A. Believe me, it’s not as easy as movies say: love is accepting our lovers just the way they are [L!]. It was hard. Okay, adjustment itu ada, tapi untuk melakukannya pun nggak semudah yang lo kira karena elo udah meninggikan dia setinggi Petronas, terus tiba-tiba dia cuma setinggi menara air UI [apa nggak KALAP lo, A?]. Even an adjustment takes time, takes struggle, takes everything. Dengan asumsi dan ekspektasi lo selama empat tahun ini tentang dia, nggak akan segampang itu, A: merubah mindset gitu aja, L! Ditambah lagi, gw kenal sifat lo yang ‘lumayan’ keras kepala. Phew, so doubtful.

Beda lagi kalo asumsi dan ekspektasi temen gw itu bener, apakah dia akan bisa mengatasi nobody syndrome [bisa dibaca di posting-an Nobody is Nobody]-nya yang selama ini melekat begitu erat bak ditempel pake lem UHU. Pun si B BENER sesempurna yang lo bilang, dia sendirilah yang akan masih dihantui leh nobody syndrome lo itu.

Dan entah penyelidikan gw bener atau nggak, mindset A itulah yang selama ini membuat dia menghancurkan rasa PD-nya sendiri kalo di depan si B. Bukan karena B yang terlalu sempurna buat dia, tapi karena pandangan A yang begitu tentang si B sehingga bikin lo jiper duluan kalo mau berdiri di sebelahnya. [Inget ya A, elo yang meninggikan si B sampe setinggi menara Petronas, why don’t you do the same thing to yourself then? Tinggiin juga dong diri lo setinggi itu, masa iya ke dia bisa terus ke diri lo sendiri malah nggak bisa. L deh A!]

Masih dalam episode yang sama, dan masih tentang si A dan si B. Selama ini gw menilai kalo A adalah orang yang realistis, makanya di saat gw sedang romantis atau melankolis gimanaaa gitu, A adalah tempat pertama yang gw tuju untuk bisa kembali berpikir rasional [Nabir juga sih!]. Once again, hanya dalam kasus B hilanglah sudah apa itu rasional, apa itu realistis buat seorang A. B adalah seorang yang menurut Amemiliki kriteria wanita yang JELAS [nggak perlu dibahas kayak apa], yang bagi dia agak mustahil untuk bisa memenuhi kriteria tersebut. Sebenernya yang dibutuhkan A adalah suatu perubahan, emang sih buat orang kaya dia [orang kaya dia? Orang kaya apa tuh maksud lo? AADC giilaaa] perubahan itu fundamental abis, fundamental giiilaaa. Dan perasaan belom memenuhi kriteria wanita untuk si B itulah yang mungkin seringkali membunuh rasa PD-nya. INGET SODARA, segala hal ihwal tentang kriteria wanita si B ini pun masih ASUMSI nya A semata [C!].

Katakan asumsi-nya kali ini bener, apa yang membuat dia nggak rasional adalah dia sama sekali nggak ada usaha untuk melakukan perubahan itu, dengan alasan dia nggak mau berubah secara fundamental hanya untuk laki-laki. Pertanyaannya adalah, A udah tau kalo dia bukan kriteria wanita yang diinginkan si B lalu kenapa masih aja dia mengharapkan si B? [Kalo lo lagi mensehati gw A, lo pasti akan bilang: “TINGGALIN AJA, Cha! L deh!”]. Sekarang coba ya, gw bilang: Tinggalin aja, A! L deh! C!

Sekarang katakanlah asumsinya tentang kriteria wanita si B salah, bahwa si B adalah orang yang flexibel dalam menilai wanita. Seharusnya, berkuranglah tendensi Auntuk membunuh rasa PD-nya. Pertanyaannya adalah, kenapa A sama sekali nggak ada usaha untuk bisa membangun rasa percaya dirinya, dan dia masih aja berkutat mengagumi si B dari jarak jauh tanpa ada usaha apa-apa. Mana A yang realistis dan selalu berpikir dengan rasional?

Mungkin bener ya kata Pak Lepi: too rational makes you crazy.Dan bener juga kalo: love doesn’t deal with rationality. Jadi kalo diambil silogisme acak: We need love so we won’t crazy.

Phew, bahkan untuk membuktikan apakah asumsi dan ekspektasi-nya itu benar atau nggak, dia nggak berani? Bah! C! Sekarang gimana A bisa melangkah kalo dia terjebak dalam asumsi dan ekspektasi-nya sendiri, sedangkan dia nggak mau membuktikan apakah itu bener. Yang paling parah adalah, selama empat tahun hatinya mengikuti si B, nggak pernah sedikitpun terlintas di kepalanya untuk bisa membuka hati itu buat orang lain yang sebenernya udah nunggu-nunggu. A, it’s a mistake. Kalo dianalogikan, lo itu bagaikan beli kucing dalam karung. Lo nggak tau di dalem karung itu bener-bener ada kucing atau nggak, kalo yang ada di dalemnya tikus gimana? Sedangkan kucing-kucing yang secara eksplisit dateng ke elo malah lo usir, lo cuekin, dsb. Apa lo nggak nyesel kalo di antara kucing-kucing eksplisit tadi ada yang bener-bener worthed buat lo? Nyesel abiiiiis deh, A, trust me.

Jadi saran gw: melangkahlah A. Entah itu maju atau itu mundur. Kalo lo masih bener-bener yakin, MAJU! Nggak usah tanggung-tanggung. Liat A, tanggal 21 Agustus nanti gw akan membuka jalan buat lo untuk melangkah maju. Terserah, apakah lo mau melaluinya atau nggak. It’s your choice, babe.Tapi kalo lo emang mau mundur, MUNDUR lah. Masih banyak cowok kaya begitu di Pasar Baru [ha3]. Yang penting, dalam kedua pilihan itu lo harus BE OPEN. Jangan sampe lo melewatkan kucing yang worthed! Ok Beb!

Episode 1: TAMAT.

Thursday, July 26, 2007

The Butterflies of Hurricane

July 24th, 2007.


First, I wanna say my deeply sorry to Mr. Lepi, because I spent almost entire of his lecturing session to discuss about Warta IE project with my best pal: Royben Studdard. We're talking about some kind of phrase that I want to use as a title of my first page in Warta. At first, I think I'm gonna use "Together We're Invincible" as its title because I'm going to talk about my beloved department, Economics a.k.a IE. So, it’s going to be IE: TOGETHER WE’RE INVINCIBLE. However, after having a long discussion with Roy and Nabir, we decided that its patent belongs to IE 2006 [wakakakak...sorry to say Muse]. I don’t know, whether am I exaggerating. I think that phrase has been describing IE 2006 correctly. Moreover, it has been too familiar with us. [Sok milik...]


Therefore, I think the next phrase from song suited best for IE, in general, is Butterfly and Hurricane [ still by Muse], which recently I like to hear. Actually, I love the part when Mattew said: “Change everything you are. Change everything you were. Your number has been called. Fights, battles have begun. Revenge will surely come. Your hard times are ahead...”. Maybe those lyrics suited to me recently, ha...ha...ha... Just kidding. Those lyrics do describe the hard way MaBa 2007 has to pass—SPMB [No offense, PPKB members!]. Finally, I think the part when Mattew said about "...Your time is now..." is very good. Phew, it sounds incredible. It will describe MaBa IE 2007 well ‘cause they will start their NOW in this heaven/hell community—IE. It could be heaven, it could be hell, or it could be both. Whoa...ha...ha... Just BEWARE!


Then Roy said that the lyrics do suit best and I have to know more information that makes that song really suit to describe IE. And he started by explaining about the philosophy of Butterfly Effect. It's commonly believed that every movement of butterflies' wings can produce an enormous hurricane. Well, it means a small creature just like butterfly can produce something big like hurricane [it’s quiet tough, right?]. Considering IE is the smallest community in FEUI, just like butterflies as small creatures. Even though, IE is a small community but it can produce something big for this country. Every single thing made by IE will decide which direction this country will go. Just like Roy said: We may be small, but we can do something big.


Well guys, spread your wings! Cause you’re the butterflies of hurricane!

IE O6. Still, together we’re invincible.


May the force be with you.

[ICHA].

Monday, July 16, 2007

why can't I?

why can't I
vs limit>> why can’t I?

Darling disguise>> you never can

Vs limit>> why?

Darling disguise>> you’re not him

Bronze knight>> why can’t I?

Darling disguise>> this difference

Bronze knight>> what difference?

Darling disguise>> sight

Covered disaster>> why can’t I?

Darling disguise>> because I’m wrong

Covered disaster>> wrong?

Darling disguise>> I have several nightmares

Covered disaster>> so?

Darling disguise>> you’re one of them

Indefinite>> ...

Darling disguise>> I can’t hear you

Indefinite>> ............................

Darling disguise>> I know, but I don’t want to.

Indefinite>> you have to

Darling disguise>> goodbye

Angel coin>> why can’t I?

Darling disguise>> I’m not sure with myself

Angel coin>> you will never sure

Darling disguise>> what?

Angel coin>> you’ve made your choice

Darling disguise>> and?

Angel coin>> it is not me and it’ll never be.

Darling Disguise>> do I?

Tuesday, April 10, 2007

What a PiggIEs!

Selasa, 10 April 2007

Guys,, PiggIEs-ku tercintaaaa...
Gw baru aja selesai buka-buka n baca-baca blog PiggIEs,,
and you know what?


I REALLY MISS THOSE TIMES...


Nggak tau kenapa,, saat-saat itu kerasa different...
And I'm missing it...


May the force be with you...

,,ChaCykKmuSmw,,

Tuesday, March 20, 2007

MARISSA AWARD 2007!!!

March, 20th 2007

MARISSA AWARD 2007 goes to...

my bestfriend Royben Studdard for mentioning my name so intense on his blog that makes me feel honoured:

Just see this blog if you don't believe...Ho3..



Blisses and Hysterias of ECONOMIX 2007...

Yiiihaaaaaa!!!

Akhirnya.. At last.. Economix 2007 telah selesai.. Terharu gw..

Gw critain semuanya dari awal..

Lupa dah bulan apa.. Gw melihat sebuah OpRec Economix 2007 di papan KANOPI.. Langsung aja gw dan teman2 gw tertarik mendengar klo acara ini adalah acara terbesarnya KANOPI!! WOW!! Yoiii.. Qta para Banci Panitia langsung ngiler dah.. Langsung aja daftar deh.. Gw dftar jadi seksi fave gw, acara..

Bbrp minggu gw lgsg diinterview bwt jd panitia.. Sbtlnya gw kgk prnh ngurusin seminar ma workshop bgini.. Makanya gw kagak yakin bisa ktrima jadi panitia acara.. Pokoknya wawancara gw jalanin sebaik-baiknya dah..

Bbrp minggu kmudian.. Eh, surprise!! Gw ktrima bow!! Guling2 gw di depan papan KANOPI.. Disangka orang gila kalee gw ma orang2.. Tapi gw bner2 senang.. Tapi.. Kesibukan yg sbenarnya baru akan dimulai..

Sblmnya ini adalah Staff2 acara slaen gw:

Viany(Koor;2004), Faris(Wakor;2004), Icha(2006), Zanty(2006), Vina(2006), Lionel(2005), Gewe(2005)

Sampe bulan desember.. Entah knapa gw nyantai banget.. Masuklah bulan januari di mana libur yg panjang dimulai.. Mana ada liburan.. Tiba2 kerjaan jadi numpuk2.. Senen ampe Jumat harus ke kmps buat rapat.. 3 kali seminggu harus ke BI.. Satpam BI ampe kenal ma gw kalee.. Wah!! Pokoknya parah dahsyat dah..

Hal itu terus berlalu sampe H - 1 bulan.. Gila!!! Lw mikir pasti uda agak enteng sehabis kerja rodi pas liburan kan?? KAGAK!!! JJJJJJJJJJJJJJJAAAAAAAAAAAAAAUUUUUUUUUUUUHHHHHHHHHHHH lebih parah.. Gw harus nelponin pembicara dari KADIN.. Orang KADIN uda eneg kalee denger nama 'Roy dari Dakultas Ekonomi UI' tiap hari.. Parah banget dah.. Untung saja ada Icha yg slalu menemani gw kapan aja gw hrs ngapa2in.. Kadang2 dengan senyuman yg ramah.. Kadang biasa aja.. Kadang cemberut.. Kadang marah2.. Kadang ampe nyubit2.. Kadang ampe mukul.. nabok2.. Bedeh pokoknya bner2 dah.. Jadwal gw diatur dengan baik spy jgn ampe salah.. Bena2 berbakti sekali engkau..

Akhirnya.. Pembicara dari KADIN pun fixed.. Bpk. Irman A. Zahiruddin.. Gw pun jadi Liaison Officernya dya,, Tgs gw kagak ngurang.. Gw harus follow up ke sekretarisnya tiap hari.. Bu Lince ampe eneg kalee denger nama gw ditelepon.. Mdh2an gak..

Smakin mendekati HARI H.. Kondisi makin parah.. Anak2 ampe jutek.. Icha klo ngingetin gw sambil jutek gitu.. Sekan2 marah.. Kan gw jdnya serba salah bgt.. kayaknya gw salah apa gitu.. Pokoknya senyuman anak2 klo lg kerja mulai ilank dah.. Temperamen semua.. Icha jg klo gw bilang 'ntar' pasti marah2 truz ngikutin gw terus sampe gw ngerjain tugas gw.. Yasudlah..

Akhirnya HARI H tiba.. Ptama2 Institutional Visit (06/03/07).. Gw brangkat pagi bner.. Ayam aja msh tidur2 ayam.. Pas nyampe UI brg ma Uchal.. Baru ktahuan klo ada email yg blm dikirim ke pembicara.. Paniklah icha.. Qta berdua dipaksa ke FEUI dulu ma Icha.. Internetnya ngedet ternyata..Uda panik2 gitu.. Pas diusut ternyata uda Uchal kirim td malem.. Yahhh.. Uda panik sia2.. Trus nungguin Zanty dah.. Zanty mah jalannya kaya putri solo.. Pasti lama.. Bner dah.. Qta brgkt agak tlat.. Jalanan macet uda gokil banget dah.. Qta berhasil nyampe tepat waktu deh.. Lgsg aja qta nungguin bus2 peserta nyampe.. IVnya lumayan enak.. Di BI seh.. Tempat yg pengen gw tuju di masa depan nanti.. Slesai2 IV.. Gw ngikut uchal nganterian anak jogja ke penginapan.. Slesai nganterin cabut dah ke FEUI.. Di tengah jalan.. Gw nelpun Icha nanya dya ada dmn.. Taunya dya malah nangis2.. Napa?? Kangen ma gw?? Yah.. pokoknya gitu dah.. Qta nongkrong di Departemen IE nyampe jam stgh 7an.. Baru deh brgkt ke penginapan.. Gw brgkt brg Uchal ma Ruhum pke mobil Uchal.. Nyampe di penginapan uda bingung mo ngapain.. Si Icha minta gw ngeprint.. Tempat ngeprint dr penginapan jauhnya uda kayak apaan.. Nunggu dah ampe jam stgh 10an baru bs minjem printer penginapan.. Untung tepat waktu pas Icha dateng.. Klo kagak gw pasti diomelin ma dya.. Lagi sensi seh dya.. Malem2nya gw, uchal dan ruhum bli kratingdaeng byar tetep bugar.. Pas di kamar.. Qta langsung tos2 pke botol kratingdaeng sblm minum.. Pas minum.. SI Ruhum sok2an kyk anis minum bir pletok gitu dah!! Ngaka lah gw dengan mulut penuh kratingdaen.. Muncrat semua.. Gokil banget dah kamar cowok yg dihuni gw, uchal, ruhum dan ichal.. Malem sbelum tidur gw dapet sms klo gw disuruh bangun jam 2 pagi!! Kagetnya kayak apan coba.. Waktu itu sktr jam stgh 1 kali ya.. Panik gitu baru dateng sms dari Fina blg disuruh bangun jam stgh 4.. Lega jg gw..

Hari kedua, Seminar(07/03/07).. Bangun gw jam stgh 4.. Kluar kamar.. gecek kamarnya Icha, Zanty, Fina dan satu lagi gw kagak nyaho dah sapa.. Abisan gw kgk ngecek dalemnya.. Pas ndeketin kamar mreka.. Kagak ada suara gitu dalemnya.. Baru jam stgh lima lewat mreka kluar.. Ktipu gw.. Tau gitu gw bs tidur satu jam lagi kan.. Blm smpt makan pagi.. Jam stgh 6an lgsg cabut gw dan anak2 acara lainnya ke bidakara.. Gw dapet tugas jadi time keeper dan LOnya Mr. Armando Morales.. Ngomong ma pak armando harus pke bahasa inggris lagi.. Mana pak Armando englishnya kayak pemain bola dari spanyol gitu lg.. alhamdulilalh lancar.. Acara seminar berlangsung not bad lah.. Qta balik ke penginapan buat siap2 check out..

Acara terakhir.. Workshop(08/03/07).. Acara yg brada di bawah tanggung jawab gw, faris, icha dan fina.. Tegang bgt gw.. Ada kabar pak anton gunawan gak bisa dateng lagi.. Untung ternyata dya bs dateng tuh.. Icha uda panik banget malem sblmnya.. Ampe nangis2.. kan LOnya Anton Gunawan.. Prasaan DyaIcha banyak banget masalahnya ya?? Pas jam stgh 9an lewat.. Gw ma Icha ngejemput pak irman di depan FE.. Lgsg saja qta antar ke Dept. IE.. Stlh semua pembicara ngumpul.. Lgsg deh mreka membicarakan prekonomian indonesia.. quih.. sru dah.. Pas jam stgh 10.. Acara dimulai.. Gw jd time keeper lagi dah.. Acara berlangsung dengan asyik.. Pembicaranya kocak2 seh.. Pokoknya stlh acara berakhir.. Gw bahagia banget.. Ternyata workshop yg prencanaannya dihiasin keringet darah bisa berhasil dengan baik!! Yess!!!

Pokoknya skrg smua uda beres.. Gw cuma tinggal tunggu evaluasi doank.. Yah.. Gw pastinya dapet kritik.. Gw kan masih ijo banget sama kegiatan kayak gini.. Tp gw yakin kmampuan gw uda maju jauh dari pas gw pertama kali nulis nama gw di OpRec Economix.. Gw ngerasa mencintai Economix.. Gw bner2 pengen ikut lagi Economix 2008 dan Econimix 2009.. Gw pengen jadi seksi acara lagi.. Mdh2 bisa dah..

Oya.. Thx buat smua yang uda gw bikin sibuk.. Trutama Icha yang senantiasa ngomel2 klo ngingetin gw smbl mbujuk2 ato marah2.. Uchal yg senantiasa menemani gw klo ada tugas dinas kluar.. Dan semuanya yg memberikan gw bantuan baik moril maupun materiil..I really appreciate your helps!! Ayo qta smua ikut Economix lagi taun depan!! Panitia inti taun depan.. Pliss trima gw jadi staff acara.. Gw tunjukin kemampuan gw yg skrg.. Gw siap buat 2008 dan 2009!! Together we're invincible!!!

That's all my stories di Economix 2007!! See you again at Economix 2008 dan 2009 mungkin dengan gw menduduki posisi yg lebih tinggi sedikit ato banyak dari tahun ini (AMIN)

Smile Eternally,

Royben..


(sitation: http://royben_studdard.blogs.friendster.com/my_blog)




SEE??!!





May the force be with you, Roy.



,,ChaCykRoy,,

Friday, February 23, 2007

I am healed

February, 10th 2007.


Not only realizing what's the true meaning of significant, I also figured out what’s the real me (am I human?Ho3). I don't tink I would if I don't have him, her, them, etc. Fiuuh... Seems that I have been healed since ages but I haven't shared it with this world. I do appoligize from my deepest heart, but after that 'Geblek Syndrome'--that's what Ruhum called--which has stroke me, seems that I experience some kind of rainaissance (doubtfull spelling).

Whew, after all of these wounds I'd been suffered from, finally, I am healed. For information, I've ever suffered from wound which has no cause--what I used to call hy*ochondria, is that right?! Damn, I get a short-term memory lost ;p Doesn't matter, doesn't matter... What matter is I am fully, completely, and PEACEFULLY have been HEALED. (Well, AVG 7 is really work, right?!).

Many people asked me some-same-questions, I do appoligize if my answer could not satisfy their appettite of want-to-know (education day). Thus, I present this blog to put some flavour into your curiousity, ha3. Such an evil side of mine.

Btw, I dedicate my holy grateful to God,, for creating me and keeping me alive until now. Also for creating my significant people... Mom, Dad, Sists, Bro, V3, wNk, VS Limit personel, and my significant 'animals' of course: PiggIEs--together they're invincible. You're all so significant that I luv you all very much. Thanks for being my resurrection potion ;)




May the force be withy you...


,,ChaCykKmuSmw,,

Tuesday, February 20, 2007

Jaded Appetite

20 Februari 2007

Haduh, haduh, haduh, haduh,,
Bagaimana ini cuy,, harus bagaimana???
TOLONG...MAYDAY...MAYDAY...
Ternyata bertanya2 itu memang melelahkan. Ditambah lagi 'Deal with UNCERTAINTY',, ck..ck.. Berat euy...
Gw bingung, tersesat, lelah pula... Mata rasanya panas, badan pegel, mood belom bener, and now I have my heart in my mouth...


Suharyadi>> Kamu sih...Saya bilang kan kalo kurangnya DIKIT, baruuu bisa. Kalo begini mah, istigozah sampe zikir akbar juga agak impossible.

Riyanto>> Makanya, kalo Ho: BISA, H1: TIDAK BISA. Alfanya jangan 5%...

Sisdjiatmo>> I've told you many times! Remember! Murphy's Law: If anything can go wrong, IT WILL GO WRONG!!!

Riyanto>> Lain kali direvisi Neng desain hipotesisnya,, saran saya Ho dan H1 ditukar aja...

Nachrowi>> Aduh kalo kasus sodara sepertinya terlalu banyak kendala, sudah tidak ada penyelesaian itu. Mau pake substitusi, Lagrange, grafik, sampe Kuhn-Tucker juga udah nggak mempan.. Ck, ck, ck...

Icha>> Ampuun deh Pak, ampuun...

Juwono>> APA?? Ampun, ampun, YOU kira BANDIT-BANDIT jaman orba mempan minta ampun? Kalo memang BANDIT ya memang harus di-DORRR. Mati. Habis perkara. You jangan maen2 sa'enaknya aja ya.

Tirta Hidayat>> Ehm, ehm, maaf memotong, numpang tanya, kelas saya yang mana ya?

Eko Wisnu>> Udah telat, baru nongol sekarang, minta kelas lagi! Maunya apa?!

Lien Indriana>> Heh, Eko, kamu ini gimana? Kenapa sampe sekarang saya nggak punya ASISTEN? Gimana sih kamu ngaturnya? Nanti saya audit kamu!

Eko Wisnu>> Maaf Bu, ini gara2 anak ini sih...

Icha>> Hah?? Salah saya apa...

Sisdjiatmo>> DON'T BLAME OTHERS!!!

Budi Frensidy>> Mau saya AJAR ya, Ko?!

Juwono>> Biasa Bud, orang Indonesia... Too many ACT OF DENIAL!!!

Akira Wibisono & PiggIEs>> HA..HA..HA..

Icha>> Ho3...

Budy Frensidy>> Heh, tapi jangan lupa beli buku Matematika Keuangan ya.





MTFBw/U all...



,,ChaCykKmuSmw,,



Nb: Karakter, cerita, dan segala hal yang tercantum dalam blog ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan itu hanya HUMAN ERROR (karena variasi Within Group-nya lebih banyak--alaaah) atau lebih jelasnya...REKAYASA BELAKA.

Saturday, February 10, 2007

It's Raining Man

03 Februari 2007

Dunia… Betapa malang negeri gw belakangan ini =( Musibah demi musibah seakan dateng layaknya paket special di restoran2 junkfood. Dari mulai KM Senopati yang tenggelem, jatohnya Adam Air, virus flu burung naek daun lagi, musim DBD makin populer, n sekarang…BANJIR di mana-mana. Astaghfirullah, ampuuuun Tuhan… Well, tanda-tanda Tuhan sayang sama umatNya ‘kan dengan menganugerahkan berbagai ujian. Amiin. Semoga aja paket disaster ini merupakan wujud rahmatNya, bukannya teguran atas lalai manusia yang kian membahana. Alaaah…

Kemaren malem, bonyok pulang jam 10 malem. Sebagai catatan, agak jarang kalo hari Jumat mereka pulang malem, so pasti gw penasaran kenapa?!! Yaaah insting gw berkata… Ini pasti ada hubungannya sama BANJIR yang lagi HOT2nya di Jakarta, apalagi adek gw tadi pagi dipulangkan dengan tidak hormat (alah) oleh bonyok di tengah2 perjalanan, gara2 jam 8 aja mereka masih ada di tengah2 jalan tol—yang katanya kaya lautan mobil. Akhirnya, begitu keluar tol, diusirlah adek gw dari mobil karena agak terlalu KENCENG bukan kalo dia masih maksain sekolah? Ho3, malang nian kau dek! Siapa suruh sekolah di Gang Jambul?!

Untungnya ya… Gw n adek gw pada tahun ini udah meninggalkan yang namanya SMP gw, yang pastinya sekarang ini lagi banjirrrr. Sekolah gw itu emang udah biasa mendapat kunjungan salah satu musibah yang paling populer di Jakarta kalo lagi musim ujan, yaitu Banjir. Fiuuuh, nostalgiLa dikit niyh ya… I cannot forget those fantastic experiences. Sekedar informasi, SMP gw terdiri dari dua gedung yaitu gedung A dan gedung B. Gedung A tuh yang nampang n keliatan dari Jalan Raya Bogor sedangkan gedung B terletak lebih terpelosok ke dalem—butuh sekitar 10-15 menit untuk mencapai gedung B. Itu sih kalo diitung berdasarkan rata-rata speed orang sehat,, tapi kalo orang yang lagi teler, encok, atau bahkan udah jompo alias usia lanjut mungkin bisa sampe 20 menit atau bahkan gak sampe2. Sedangkan kalo speed orang sprint, dikejar anjing, atau kebelet mungkin dalam sekejap aja nyampe.

Nah, gedung B inilah yang jadi masalah! Di mana letaknya itu termasuk di daerah yang rendah, bisa diliatlah dari jalan menuju gedung B yang berupa turunan. Gw jadi penghuni gedung B sejak kelas 1 SMP sampe kelas 2 SMP. Kebetulan waktu gw kelas 2, lagi musim2nya tuh BANJIR kaya sekarang ini. Huufh, pagi-pagi bokap pasti senewen banget tiap nganterin gw, masalahnya dari mulai Pintu Masuk Pasar Induk aja udah macet, udah gitu dari mulai per4an HEX tuh banjir dengan arus yang deres gila! Nggak ada yang berani nyebrang deh walaupun nggak sampe semata kaki, coz yang bikin ngeri itu deresnya arus, man!

Beda kasus kalo di Gedung B, di mana banjirnya tuh bisa sampe sepinggang, malah katanya rekor sampe sekuping. Kalo lagi banjir gitu, anak2nya dipulangin, nggak ada pelajaran,, gw sama temen2 gw tuh seneng banget. Kita malah makan di BH, maen ke rumah temen, nonton vcd meteor garden (maklum lagi tenar2nya), dll. Sayangnya, banjir itu nggak terjadi setiap hari—mungkin selang-seling lebih tepatnya. Kenapa gw bilang sayangnya ketika orang2 bilang untungnya??? Karena, tiap kali nggak banjir n kita semua dateng ke sekolah, kita (siswa dan siswi SMP tsb) diinstruksikan untuk bersih2 sekolah yang udah kaya kapal Black Pearl-nya Jack Sparrow di Pirrates of the Caribbean: Dead Man’s Chest—ALL MESSED UP!!! Bangku n meja terbalik, semua lantai penuh lumpur, gorden nggak berbentuk, tembok kaya mau roboh, bahkan ikan di kolam belakang mushola nyasar ke kelas gw. Ampuuun deh,, masing2 kelas diWAJIBkan untuk ngeberesin n bersihin semuanya. Yasuuuwd, cincaylah. Sumpah ya, yang namanya ngepel bekas banjir tuh rasanya nggak selesai2,, harus ulang sampe 6 atau 7 kali habis itu pake ganti lap pel sampe berkali-kali coz lumpurnya pekat abis. Udah gitu yang bikin nyesek, habis diberesin gitu besoknya UJAN lagi dan yang pasti BANJIR lageee… Dunia..Dunia.. Udah tuh, kaya gitu terus selama musim banjir. Jadi, buat junior2 gw yang tengah mendiami gedung B,, enjoy it guys! Once in a lifetime! Sudah tradisi...

Apalagi waktu kelas 2 SMP, daerah jajahan…eh maksud gw jelajahan gw kan KramatJati ke sonoo jadi ya gw bener2 menyaksikan banjir2 di daerah sana. Tiap gw les bahasa inggris di LIA Pengadegan (daerah Kalibata), gw harus naek ojeg biar nggak kebanjiran. Tiap gw mau berangkat atau pulang bimbel di SL, jalanan MACEEEEEEEET yang macetnya itu bikin orang jengah. Huuufh, once before bimbel, gw tertarik banget sama rumah2 yang tinggal keliatan gentengnya doank tuh di belokan Xbata.. Alhasil gw n temen gw, Ervita, ISENG2 turun angkot n ngeliatin orang2 pada ngungsi. Di sana sekumpulan bapak (seems pengurus RT) lagi mencoba untuk nyari harta2 gono gini warga sana yang masih bisa diselamatkan, jadi tiap harus daftar n nyatet apa aja yang minta diselamatkan. Bapak-bapak udah tuaaaaa banget bilang: "...Iya, surat2 rumah...",, terus ada Mbak2 bilang: "...yang di lemari atas Pak. Makanan si Adek..." (sambil nangis dan menggendong balita). Gw terharu abis liat n denger semua itu, namun tiba2 suasana itu dirusak oleh Ibu2 di depan gw bilang ke anaknya: "...sama itu selana senam Ibu yang kuning ada kembangnya! Ambil ya, digantung di lemari!". Sementara yang laen kebingungan mencari BENDA BERHARGA yang bisa diselamatkan, Ibu itu sibuk nyari CELANA SENAM???!!!

Dunia...Dunia...




May the force be with you…
,,ChaCykKmuSmw,,

It's Raining Man

03 Februari 2007

Dunia… Betapa malang negeri gw belakangan ini =( Musibah demi musibah seakan dateng layaknya paket special di restoran2 junkfood. Dari mulai KM Senopati yang tenggelem, jatohnya Adam Air, virus flu burung naek daun lagi, musim DBD makin populer, n sekarang…BANJIR di mana-mana. Astaghfirullah, ampuuuun Tuhan… Well, tanda-tanda Tuhan sayang sama umatNya ‘kan dengan menganugerahkan berbagai ujian. Amiin. Semoga aja paket disaster ini merupakan wujud rahmatNya, bukannya teguran atas lalai manusia yang kian membahana. Alaaah…

Kemaren malem, bonyok pulang jam 10 malem. Sebagai catatan, agak jarang kalo hari Jumat mereka pulang malem, so pasti gw penasaran kenapa?!! Yaaah insting gw berkata… Ini pasti ada hubungannya sama BANJIR yang lagi HOT2nya di Jakarta, apalagi adek gw tadi pagi dipulangkan dengan tidak hormat (alah) oleh bonyok di tengah2 perjalanan, gara2 jam 8 aja mereka masih ada di tengah2 jalan tol—yang katanya kaya lautan mobil. Akhirnya, begitu keluar tol, diusirlah adek gw dari mobil karena agak terlalu KENCENG bukan kalo dia masih maksain sekolah? Ho3, malang nian kau dek! Siapa suruh sekolah di Gang Jambul?!

Untungnya ya… Gw n adek gw pada tahun ini udah meninggalkan yang namanya SMP gw, yang pastinya sekarang ini lagi banjirrrr. Sekolah gw itu emang udah biasa mendapat kunjungan salah satu musibah yang paling populer di Jakarta kalo lagi musim ujan, yaitu Banjir. Fiuuuh, nostalgiLa dikit niyh ya… I cannot forget those fantastic experiences. Sekedar informasi, SMP gw terdiri dari dua gedung yaitu gedung A dan gedung B. Gedung A tuh yang nampang n keliatan dari Jalan Raya Bogor sedangkan gedung B terletak lebih terpelosok ke dalem—butuh sekitar 10-15 menit untuk mencapai gedung B. Itu sih kalo diitung berdasarkan rata-rata speed orang sehat,, tapi kalo orang yang lagi teler, encok, atau bahkan udah jompo alias usia lanjut mungkin bisa sampe 20 menit atau bahkan gak sampe2. Sedangkan kalo speed orang sprint, dikejar anjing, atau kebelet mungkin dalam sekejap aja nyampe.

Nah, gedung B inilah yang jadi masalah! Di mana letaknya itu termasuk di daerah yang rendah, bisa diliatlah dari jalan menuju gedung B yang berupa turunan. Gw jadi penghuni gedung B sejak kelas 1 SMP sampe kelas 2 SMP. Kebetulan waktu gw kelas 2, lagi musim2nya tuh BANJIR kaya sekarang ini. Huufh, pagi-pagi bokap pasti senewen banget tiap nganterin gw, masalahnya dari mulai Pintu Masuk Pasar Induk aja udah macet, udah gitu dari mulai per4an HEX tuh banjir dengan arus yang deres gila! Nggak ada yang berani nyebrang deh walaupun nggak sampe semata kaki, coz yang bikin ngeri itu deresnya arus, man!

Beda kasus kalo di Gedung B, di mana banjirnya tuh bisa sampe sepinggang, malah katanya rekor sampe sekuping. Kalo lagi banjir gitu, anak2nya dipulangin, nggak ada pelajaran,, gw sama temen2 gw tuh seneng banget. Kita malah makan di BH, maen ke rumah temen, nonton vcd meteor garden (maklum lagi tenar2nya), dll. Sayangnya, banjir itu nggak terjadi setiap hari—mungkin selang-seling lebih tepatnya. Kenapa gw bilang sayangnya ketika orang2 bilang untungnya??? Karena, tiap kali nggak banjir n kita semua dateng ke sekolah, kita (siswa dan siswi SMP tsb) diinstruksikan untuk bersih2 sekolah yang udah kaya kapal Black Pearl-nya Jack Sparrow di Pirrates of the Caribbean: Dead Man’s Chest—ALL MESSED UP!!! Bangku n meja terbalik, semua lantai penuh lumpur, gorden nggak berbentuk, tembok kaya mau roboh, bahkan ikan di kolam belakang mushola nyasar ke kelas gw. Ampuuun deh,, masing2 kelas diWAJIBkan untuk ngeberesin n bersihin semuanya. Yasuuuwd, cincaylah. Sumpah ya, yang namanya ngepel bekas banjir tuh rasanya nggak selesai2,, harus ulang sampe 6 atau 7 kali habis itu pake ganti lap pel sampe berkali-kali coz lumpurnya pekat abis. Udah gitu yang bikin nyesek, habis diberesin gitu besoknya UJAN lagi dan yang pasti BANJIR lageee… Dunia..Dunia.. Udah tuh, kaya gitu terus selama musim banjir. Jadi, buat junior2 gw yang tengah mendiami gedung B,, enjoy it guys! Once in a lifetime! Sudah tradisi...

Apalagi waktu kelas 2 SMP, daerah jajahan…eh maksud gw jelajahan gw kan KramatJati ke sonoo jadi ya gw bener2 menyaksikan banjir2 di daerah sana. Tiap gw les bahasa inggris di LIA Pengadegan (daerah Kalibata), gw harus naek ojeg biar nggak kebanjiran. Tiap gw mau berangkat atau pulang bimbel di SL, jalanan MACEEEEEEEET yang macetnya itu bikin orang jengah. Huuufh, once before bimbel, gw tertarik banget sama rumah2 yang tinggal keliatan gentengnya doank tuh di belokan Xbata.. Alhasil gw n temen gw, Ervita, ISENG2 turun angkot n ngeliatin orang2 pada ngungsi. Di sana sekumpulan bapak (seems pengurus RT) lagi mencoba untuk nyari harta2 gono gini warga sana yang masih bisa diselamatkan, jadi tiap harus daftar n nyatet apa aja yang minta diselamatkan. Bapak-bapak udah tuaaaaa banget bilang: "...Iya, surat2 rumah...",, terus ada Mbak2 bilang: "...yang di lemari atas Pak. Makanan si Adek..." (sambil nangis dan menggendong balita). Gw terharu abis liat n denger semua itu, namun tiba2 suasana itu dirusak oleh Ibu2 di depan gw bilang ke anaknya: "...sama itu selana senam Ibu yang kuning ada kembangnya! Ambil ya, digantung di lemari!". Sementara yang laen kebingungan mencari BENDA BERHARGA yang bisa diselamatkan, Ibu itu sibuk nyari CELANA SENAM???!!!

Dunia...Dunia...




May the force be with you…
,,ChaCykKmuSmw,,